Menurut psikolog hubungan yang dihubungi Indo18, fenomena "panik karena dilihat doi" sebenarnya adalah bentuk . "Ketika seorang model difoto, dia berperan. Pasangan yang melihat secara langsung menciptakan celah antara 'karakter' dan 'diri sebenarnya.' Kepanikan muncul karena takut pasangan menilai bahwa karakter itu adalah cerminan diri sebenarnya, atau lebih buruk, takut ketahuan tidak PD dengan tubuhnya sendiri," ujar sumber. Ini juga menjelaskan mengapa momen ini viral. Karena penonton (kita) menyukai authenticity. Melihat model cantik/ganteng panik karena ditelepon pacar membuat mereka terasa lebih relatable , lebih manusiawi. Bagian 3: Dampak pada Hasil Akhir Photoshoot Apakah kepanikan ini selalu buruk? Ternyata tidak. Banyak fotografer profesional yang justru memanfaatkan momen "model panik karena ada doi" untuk menghasilkan gaya candid terbaik .
Dan bagi para "doi" di luar sana, ingatlah: kalian punya kekuatan besar. Ketika kalian tersenyum mendukung dari belakang, model akan tampil 10 kali lebih baik. Tapi jika kalian melipat tangan sambil memasang muka cemburu? Bersiaplah untuk proses syuting yang molor karena model panikan. Artikel ini adalah bagian dari coverase khusus Indo18 Lifestyle and Entertainment – mengupas tuntas drama, psikologi, dan budaya pop di balik layar industri kreatif Indonesia. Ini juga menjelaskan mengapa momen ini viral
Jika Anda penggemar konten Indo18 yang menyajikan lifestyle dan hiburan tanah air, Anda pasti pernah menyaksikan video atau artikel yang membahas behind the scenes (BTS) di mana seorang model super percaya diri berubah menjadi kikuk hanya karena pasangannya datang. Kenapa ini bisa terjadi? Apakah ini hanya drama semata, atau ada tekanan psikologis nyata? Mari kita bedah tuntas. Istilah "panik" dalam konteks ini tidak selalu berarti negatif. Dalam dunia entertainment, panik karena ada orang spesifik yang melihat adalah bentuk vulnerability yang menarik . Bagian 3: Dampak pada Hasil Akhir Photoshoot Apakah
Oleh: Tim Lifestyle Indo18